Aksi bejat oknum guru ini pun akhirnya terbongkar.
Terlebih ia kerap kali menunjukkan perilaku yang mencurigakan pada siswa.
"Mereka satu per satu diminta masuk ke dalam ruang kelas.
Kemudian pelaku menutup jendela bahkan mengunci pintu kelas," terangnya.
"Saat siswi menghafalkan 5 sila Pancasila dan dilecehkan di dalam ruangan yang terkunci itu," ujarnya lagi.
Selain itu oknum guru tersebut juga meminta agar anak anak didiknya tidak mengintip.
"Kalau anak laki-laki pintu hanya ditutup. Namun jika anak perempuan pintu dikunci.
Jendela ditutup dan ada larangan agar siswa lain tak mengintip," jelas Fitri.
Orangtua korban pun tak tinggal diam dan melaporkan MG ke polisi.
"Ini bermula ketika korban bercerita pada orangtua 5 Agustus 2022, dan kemungkinan kejadiannya telah lama. Tetapi anak-anak baru berani melapor Agustus 2022 ini," ungkapnya.
Setelah mendapatkan laporan dari orangtua korban, pelaku saat ini diamankan oleh polisi.