Polisi tersebut tewas secara brutal saat dihujani 155 tembakan saat baru memarkirkan mobilnya.
Polisi elite yang hanya disebutkan bernama Eduardo (32) tewas di tempat.
Dilaporkan The Sun, 17 Oktober 2019 lalu, Eduardo menjadi salah satu aparat yang terlibat dalam penangkapan putra El Chapo, Ovidio Guzman Lopez (28).
Namun, Ovidio Guzman segera dibebaskan setelah polisi dipukul mundur oleh para gangster kartel narkoba bersenjata lengkap.
Penangkapan Ovidio Guzman membawa mimpi buruk bagi Meksiko.
Para gangster kartel narkoba melakukan aksi brutal di jalanan dan mengubah Meksiko menjadi 'medan perang'.
Mayat-mayat berserakan di jalan dan banyak kendaraan dibakar.
Kepolisian Meksiko mengungkapkan duka mendalam atas kematian Eduardo yang telah bergabung selama 6 tahun.
Tidak jelas apakah Eduardo sedang bertugas saat serangan terjadi, tapi ia dilaporkan membawa senjata.
Menurut media setempat, pria yang terbunuh itu adalah anggota operasi yang diluncurkan oleh otoritas Culiacan untuk menangkap putra El Chapo dan mengekstradisi dia ke Amerika.
Terlihat dua orang bergegas turun dan langsung menembaki Eduardo yang masih di dalam mobil.