Dugaan kedua menurut Kirdi, Millen menangis karena bersandiwara.
"Saat perskon itu kan beberapa waktu setelah penangkapan, bisa jadi pengaruh obat-obatannya udah turun. Sehingga dia jadi ngeh kondisinya saat itu atau yang kedua, ya pinter sandiwara aja," ungkap Kirdi.
Bukan tanpa alasan, menurut Kirdi, pengguna narkoba punya kemampuan untuk mengelabuhi orang lain melalui ekspresinya.
"Kita tahu orang-orang terbiasa terpapar narkoba, mereka punya kemampuan luar biasa mengelabuhi orang lain demi mendapatkan barang yang dia butuhkan, mendapatkan uang untuk membeli barang yang dibutuhkan atau menyembunyikan bahwa dia menggunakan barang yang dipake," ungkap Kirdi.
"Jadi kemungkinan dua ini, apakah karena pikirannya sudah lebihclear karenapengaruh dari zat yang dikonsumsi berkurang atau karena terbiasa mengelabuhi orang aja," tegas Kirdi.
Lebih lenjut, menurutnya, siapa saja akan menangis ketika ada dalam posisi Millen saat itu.
Menangis saat konferensi pers pun disebut belum tentu menggambarkan Millen menyesali perbuatannya.
"Ketika nangis-nangis di perskon itu hal yang wajar dilakukan. Kalo siapa pun dalam posisi dia akan melakukan hal yang sama (nangis),"ujar Kirdi.