GridHITS.id - Tak hanya karena keturunan, ternyata posisi hubungan intim yang betul bisa tambah peluang punya bayi kembar.
Hal ini karena banyak pasangan ingin memiliki bayi kembar meski tak punya riwayat kelahiran kembar.
Bayi kembar sendiri dibagi menjadi dua jens, yaitu kembar identik (non-fraternal) dan tidak identik (fraternal).
Melansir dari Momjunction, statistik pada abad ke-21 membuktikan bahwa kemungkinan memiliki anak kembar adalah 3 persen, yaitu 3 dari 100 di antara populasi umum.
Baca Juga: Lahirkan Bayi kembar Ditengah Pandemi yang Kian Merebak, Ibu Ini Namai Anaknya Corona dan Covid
Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan sebesar 61 persen, sejak 1980-an.
Untuk dapat memiliki anak kembar, tentu ada beberapa faktor menambah peluang memiliki bayi kembar, di antaranya sebagai berikut:
1. Riwayat keluarga
Jika dalam keluarga memiliki riwayat kelahiran kembar, maka garis keluarga mereka juga cenderung memiliki anak kembar.
Tetapi, ternyata kelahiran bayi kembang tergantung bagaimana seorang perempuan menghasilkan sel telur.
Jika Moms memiliki riwayat keluarga yang lahir kembar, memang probabilitas memiliki bayi kembar akan tinggi karena memiliki peluang hiperovulasi.