Follow Us

facebookinstagramyoutube_channeltwitter

Corona Memakan Korban Laki-laki Lebih Banyak Daripada Perempuan, Ini Sebabnya

Nita Febriani - Rabu, 24 Juni 2020 | 16:54
Ilustrasi virus corona
freepik

Ilustrasi virus corona

Baca Juga: Bak Bumi dan Langit, Nikita Mirzani Habiskan Waktu di Pengadilan dengan Tuntutan Penjara, Dipo Latief Malah Jalan-jalan ke Pantai: Surga yang Tersembunyi

Baca Juga: Janjikan Tagihan Listrik Tak Akan Lagi Membengkak, PLN Minta Foto Meteran Listrik Dikirim Lewat WhatsApp

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dikutip dariHealthlinetelah melaporkan bahwa 63 persen kematian yang terkait dengan COVID-19 di Eropa terjadi di antara laki-laki.

Sebuah studi oleh Institut Kesehatan Tinggi Roma pada bulan Maret menemukan bahwa di antara orang Italia dirawat di rumah sakit karena virus corona baru, 8 persen pria meninggal dibandingkan dengan 5 persen wanita.

Di New York City, pria telah sekarat karena virus corona hampir dua kali lipat tingkat wanita.

Departemen kesehatan kota melaporkan pada awal April bahwa 43 COVID-19 kematian untuk setiap 100.000 pria, dibandingkan dengan 23 kematian untuk setiap 100.000 wanita.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) saat ini tidak melaporkan kematian COVID-19 berdasarkan gender, tetapi para ahli tidak melihat alasan tren akan berbeda di tempat lain di negara ini.

"Beberapa alasan yang mendasari mengapa COVID-19 mungkin lebih mematikan bagi pria daripada wanita.

Baca Juga: Lagi Ulang Tahun, Potret Tampan Putra Sarah Azhari Albany Ray yang Jarang Tersorot Terungkap & Langsung Jadi Perbincangan!

Baca Juga: Tuding Anak Sambungnya Tak Hormati Orangtua, Pakar Ekspresi Justru Ungkap Raul Lemos Beri Contoh Buruk Tentang Etika dan Sopan Santun

Mungkin termasuk fakta bahwa penyakit jantung lebih umum pada pria lansia daripada pada wanita lansia," kata Dr. Stephen Berger, seorang ahli penyakit menular dan co-founder penyakit menulardari Global Infectious Diseases dan Epidemiology Network (GIDEON) menjelaskan kepada Healthline.

“Studi juga menemukan bahwa tekanan darah tinggi dan penyakit hati lebih umum pada pria dan ini semua berkontribusi pada hasil yang lebih negatif dengan COVID-19,” tambahnya.

Source : Healthline

Editor : Hits

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest

x