"Sampai dengan saat ini telah melakukan 75ribu tes untuk pemerikasaan antigen berbasis pada pemeriksaanreal time PCR,sebagai hasil kontaktracingpelacakan kasus kontak Covid-19 dari kasus positif yang sudah kita daftar sebelumnya di lebih dari 58 laboratorium," jelas Yuri.
Dikatakan kalau saat ini untuk mencapai 10ribu tes per hari (tes PCR real time) masih akan diusahakan.
"Kemudian kita juga berusaha untuk selalu meningkatkan kapasitas dan kualitas rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk oleh Kemenkes.
"Kita bersyukur saat ini sudah lebih dari 1000 rumah sakit yang melaporkan telah merawat pasien Covid-19, baik yang statusnyaconfirmpositif maupun yang masih dalam status PDP," papar Achmad Yurianto.
Dijelaskan bahwa 1000 rumah sakit itu adalah gabungan dari rumah sakit pusat, daerah, maupun rumah sakit swasta, TNI, Polri.
Menyoal kapasitas dari rumah sakit tersebut dikatakan oleh Achmad Yurianto saat ini lebih dari cukup.
"Kemudian bertahap secara infrastruktur nantinya kita akan berusaha untuk mampu memproduksi secara mandiri reagen, perangkat untuk kepentingan tes," tukas Achmad Yurianto.
"Oleh karena itu ini menjadi sesuatu yang penting dan salah satu yang jadi prioritas pemerintah.
"Agar secara mandiri kita pun nanti menuju ke kamampuan melaksanakan produksi tes kit dan reagen," sambungnya.
Yuri juga menginformasikan mengenai jumlah reagen atau perangkat untuk tes Covid-19 yang sudah didistribusikan.