Bahkan anjuran-anjuran untuk lakukan social distancing, mengenakan masker pun terus digalakkan.
Mengabaikan imbauan jaga jarak dan larang berkerumun, pesta tersebut akhirnya ditangani pihak berwajb.
Kades Cemagi pun turun langsung ke lokasi untuk bertemu WNA tersebut.
Baca Juga: Seolah Tak Ada Kapoknya, Artis Peran Tio Pakusadewo Kembali Terjerat Kasus Narkoba
WNA mengaku menggelar pesta itu malam sebelum video itu menjadi viral dan diperbincangkan.
Namun belum lama pesta digelar pihak keamanan vila mendatangi dan membubarkan pesta.
Para WNA juga tidak tahu jika harus mendapatkan izin dari pihak desa untuk menggelar pesta.
Pihak Kades Cemagi, Ngurah Wirama pun hanya berikan teguran terhadap kasus ini.
Kades Cemagi berikan klarifikasi atas aksi bule di Bali yang gelar pesta
"Kami akan mempertegas ke masing-masing vila karena sebagian besar juga masih masyarakat kami di Desa Cemagi bekerja di vila-vila yang ada di wilayah Cemagi. Mungkin mereka pun dibilang cuma kegiatan ulang tahun, acara ulang tahun tidak mengundang siapa-siapa.
"Cuman mereka juga kayanya ya tidak mengerti, akhirnya bilang satu temannya bilang satu temannya. Temannya mengajak yang lain," ucap Kades Cemagi.