GridHits.id - Berita TerHits dari Dunia Hiburan

Permasalahan Flora dan Fauna di Indonesia yang Jadi Pelajaran Geografi Kelas XI SMA

Kamis, 03 November 2022 | 12:00
Grid Networks Permasalahan flora dan fauna di Indonesia sekarang
Freepik

Permasalahan flora dan fauna di Indonesia sekarang

GridHITS.id -Inilahpermasalahan flora dan fauna di Indonesia yang kerap dijadikan bahasan untuk belajar.

Permasalahan flora dan fauna di Indonesia memang tak bisa dihindari seiring berjalannya waktu.

Maka dari itu kita perlu mengenal lebih jauh soalpermasalahan flora dan fauna di Indonesia.

Seperti diketahui, beberapa dari kita tentu sudah tak asing lagi dengan dua istilah ini.

Mungkin sudah sejak sekolah dasar kita mengenal istilah flora dan fauna.

Namun tak pernah memperlajari lebih lanjut atau lebih dalam soal keduanya.

Secara sederhana, kita bisa mengartikan flora sebagai tumbuhan.

Begitu juga kita bisa mengartikan fauna sebagai hewan.

Keberagaman flora dan fauna di tanah air pun juga kerap jadi perhatian pemerintah.

Mengingat sudah ada beberapa flora dan fauna langka yang harus dilindungi.

Lalu bagaimana keadaan mereka sekarang?

Baca Juga: Contoh Majas Sinisme yang Sederhana Tapi Langsung Menusuk ke Hati yang Membacanya

Keadaan flora dan fauna Indonesia

Mengutip Kemdikbud RI, keanekaragaman flora dan fauna Indonesia atau keanekaragaman hayati Indonesia sangat besar.

Keragaman hayati Indonesia termasuk tiga besar dunia, bersama dengan Brazil, Amerika Selatan dan Zaire, Afrika.

Indonesia memiliki sekitar 8.000 spesies tumbuhan dan 2.215 spesies hewan yang sudah teridentifikasi.

Spesies hewan terdiri dari 515 mamalia, 60 reptil, 1.519 burung, dan 121 kupu-kupu.

Besarnya keanekaragaman hayati Indonesia terkait erat dengan kondisi iklim dan kondisi fisik wilayah.

Keanekaragaman hayati di Indonesia besar karena suhu dan curah hujan besar memungkinkan tumbuhnya beragam jenis tanaman.

Tumbuhan memerlukan air dan suhu yang sesuai. Semakin banyak air tersedia semakin banyak tanaman yang bisa tumbuh, sehingga banyak hewan dapat hidup di daerah tersebut.

Buktinya terlihat dari perbandingan antara daerah bercurah hujan tinggi seperti Indonesia dengan daerah gurun yang bercurah hujan kecil.

Keanekaragaman flora fauna Indonesia jauh lebih banyak dibandingkan daerah gurun.

Persebaran flora di Indonesia

Baca Juga: Materi Majas Personifikasi, Pengertian, dan Contoh Lengkap untuk Pelajaran Bahasa Indonesia

Flora di Indonesia dibedakan menjadi dua kelompok besar yaitu:

1. Flora Indo-Malayan: tersebar di kawasan Indonesia Barat, meliputi Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali.

2. Flora Indo-Australian: tersebar di Indonesia Timur, meliputi Sulawsi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Karakteristik Flora di Indonesia barat dan Indonesia timur adalah sebagai berikut:

Flora Indonesia barat

- Jenis meranti-merantian sangat banyak

- Ada berbagai jenis rotan

- Tidak ada hutan kayu putih

- Jenis tumbuhan matoa (pometia pinnata) sedikit

- Jenis tumbuhan sagu sedikit

- Ada berbagai jenis nangka

Baca Juga: Pengertian Majas Sarkasme dan Contohnya untuk Mengerjakan Tugas Bahasa Indonesia

Flora Indonesia timur

- Jenis meranti-merantian sedikit

- Tidak ada berbagai jenis rotan

- Ada hutan kayu putih

- Ada berbagai jenis tumbuhan matoa, khususnya di Papua

- Banyak tumbuhan sagu

- Tidak ada jenis nangka

Berbagai jenis flora tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia, antara lain untuk bahan furnitur, bahan bangunan, bahan makanan dan lain-lain.

Contoh, rotan dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan kursi, meja, dan perabotan rumah tangga lain.

Rotan berguna untuk membuat berbagai jenis kerajinan. Sentra penghasil produk kerajinan rotan banyak berkembang di Pulau Jawa, salah satunya Cirebon.

Persebaran fauna Indonesia

Baca Juga: Materi Majas Personifikasi, Pengertian dan Contoh Lengkap untuk Referensi Tugas Bahasa Indonesia

Fauna Indonesia dikelompokkan menjadi tiga corak yaitu fauna bagian barat, fauna bagian tengah, dan fauna bagian timur.

Garis yang memisahkan fauna Indonesia bagian barat dengan tengah disebut garis Wallace. Garis yang memisahkan fauna Indonesia bagian tengah dan timur disebut garis Weber.

Fauna Indonesia bagian barat disebut tipe Asiatis (Asiatic) karena memiliki ciri atau tipe mirip fauna Asia.

Fauna Indonesia bagian timur disebut tipe Australis (Australic) karena memiliki ciri atau tipe mirip fauna Australia.

Fauna Indonesia bagian tengah disebut fauna endemis, yaitu fauna peralihan yang memiliki ciri atau tipe tersendiri, berbeda dari fauna Asiatis maupun Australis.

Fauna Indonesia barat

Fauna Indonesia bagian barat atau tipe Asiatis tersebar di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan.

Banyak mamalia berukuran besar seperti gajah, macan, tapir, badak bercula satu, banteng, kerbau, rusa, babi hutan, orang utan, monyet, bekantan, dan lain-lain.

Jenis burung di wilayah Indonesia barat adalah burung hantu, elang, jalak, gagak, merak, kutilang dan beragam unggas.

Juga ada reptil seperti ular, buaya, tokek, kadal, biawak, bunglon, kura-kura, trenggiling dan lain-lain.

Ada juga ikan air tawar seperti pesut, sejenis lumba-lumba di Sungai Mahakam.

Baca Juga: 'Puteri dari Negeri Dongeng' Pengertian Majas Hiperbola dan Penggunaannya yang Sangat Sederhana

Fauna Indonesia tengah

Wilayah fauna Indonesia tengah disebut juga wilayah fauna Kepulauan Wallace, meliputi Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan beberapa pulau kecil di sekitarnya.

Jenis fauna tipe peralihan antara lain babi rusa, anoa, ikan duyung, kuskus, monyet hitam, kuda, sapi, monyet saba, beruang, tarsius, sapi dan banteng.

Reptil di Indonesia tengah antara lain biawak, buaya, komodo, dan ular.

Jenis burung tipe peralihan antara lain maleo, burung dewata, mandar, raja udang, rangkong, dan kakatua nuri.

Fauna Indonesia timur

Fauna Indonesia timur atau tipe Australis tersebar di Papua, Halmahera, dan Kepulauan Aru.

Mamalia berupa kanguru, beruang, walabi, landak Irian (nokdiak), kuskus, pemanjat berkantung (oposum layang), kanguru pohon, dan kelelawar.

Tetapi tidak ada kera. Jenis reptil di wilayah ini seperti biawak, buaya, kadal dan ular.

Jenis burung adalah Cenderawasih, Nuri, Raja Udang, Kasuari dan Namudur. Jenis ikan air tawar relatif sedikit.

Nah itu diapermasalahan flora dan fauna di Indonesia yang ternyata tidak signifikan dan membahayakan.

Baca Juga: Pengertian Majas Hiperbola dan Contoh Lengkapnya untuk Referensi Mengerjakan Tugas

Artikel ini telah tayang diKompasdengan judulKeadaan Flora dan Fauna Indonesia

Tag

Editor : Rachel Anastasia